Gambar Atas

I A K N   Toraja

IAKN Toraja, 

Institut Agama Kristen Negeri Toraja. alih status dari STAKN Toraja. cikal bakal dari STT Rantepao. dalam naungan Kementerian Agama. salah satu Perguruan Tinggi Negeri.

TRANSFORMASI STAKN TORAJA MENUJU INSTITUT

Berita Kampus        

gambar ilustrasi,  TRANSFORMASI STAKN TORAJA MENUJU INSTITUT
TRANSFORMASI STAKN TORAJA MENUJU INSTITUT

 

TRANSFORMASI STAKN TORAJA MENUJU INSTITUT

Kunjungan Tim Visitasi alih status Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Toraja (STAKN Toraja) yang dikemas dalam acara Focus Group Discussion (FGD) berlangsung di Aula Bukit Kasih Kampus STAKN Toraja, Sabtu 20 Juli 2019. Pada foto (gbr 1.) dari ujung kiri Ketua STAKN Toraja (DR. Joni Tapingku, M.Th), Bupati Toraja Utara (DR. Kala' Tiku Paembonan), Ketua BPS Gereja Toraja (Pdt. Musa Salusu, M.Th), Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama ( Prof. DR. Thomas Pentury, M.Si), Asisten Deputi Bidang Pengembangan Manusia dan kebudayaan Sekretariat Negara (Hanung Cahyono, SH., LLM), Kepala Biro Ortala Sekjen Kementerian Agama (Drs. H. Afrizal Zen, M.Si), Sekretaris Dirjen Bimas Kristen (DR. Yan Kristianus Kadang, MM), Kasubdit Harmoni Peraturan Penganggaran PNBP Direktorat Jenderal Anggaran Kementarian Keuangan (Muji Budda'wah, SE., MM), Kepala Bidang Agama, Pendidikan, Riset dan Teknologi Kementerian Sekretariat Negara (Dyah Ariyanti, SH., MH) dan Kepala Sub Bidang Agama dan Pendidikan Kementerian Sekretariat Negara (Deriansyah Rizki Siregar, SH., MH). 

 Doa pembukaan acara dipimpin oleh Pdt. Musa Salusu kemudian dilanjutkan dengan ungkapan selamat datang di Kampus STAKN Toraja oleh Pdt Joni Tapingku selaku Ketua STAKN Toraja. Dalam sambutannya, Ketua STAKN Toraja memaparkan data statistik keberadaan dan perkembangan STAKN Toraja dari waktu ke waktu. Untuk jumlah Mahasiswa aktif saat STAKN Toraja mulai berdiri tahun 2004 sebanyak 123 Mahasiswa dan tahun 2019 ini sudah mencapai 3306 Mahasiswa. Dalam transformasi alih status ini, STAKN Toraja mendapat dukungan dari pemerintah Prov. Sulawesi Selatan, DPRD Prov. Sulawesi Selatan, pemerintah Kab. Tana Toraja, DPRD Kab. Tana Toraja, DPRD Kab. Tana Toraja Utara, Sinode Gereja Toraja, Sinode Gereja KIBAID, Kantor Kemenag Kab. Tana Toraja dan Toraja Utara serta IAIN Palopo.

Selanjutnya, Bupati Toraja Utara Bapak Kala' Tiku Paembonan pun menyampaikan rasa syukur atas keberadaan STAKN Toraja dimana telah sekitar 15 tahun dinikmati Masyarakat Toraja mengenyam pendidikan tinggi menghasilkan Guru-guru Agama Kristen maupun aktivis-aktivis Gereja. Harapan atas transformasi ini kiranya setelah menjadi IAKN dapat dibuka Fakultas bidang Pariwisata dan Fakultas bidang Administrasi dalam mendukung kemajuan Toraja. Yang mana Toraja merupakan salah satu destinasi pariwisata terbesar di Indonesia dan juga dapat memudahkan Aparatur Sipil Negara di Pemerintahan Daerah tidak perlu lagi keluar Toraja dalam mengenyam pendidikan bidang Pariwisata utamanya Administrasi.

 

Kesempatan memberikan pesan dan harapan, berturut-turut disampaikan oleh Bapak Yan Kadang, Afrizal Zen, Muji Budda'wah, Hanung Cahyono dan diakhir penyampaian oleh Bapak Thomas Pentury yang mengapresiasi terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2019 Tentang Pendidikan Keagamaan, yakni menuntut peningkatan pendidikan serta kualifikasi standar Pendidik maupun tata kelola sistem yang baik. Setelah menjadi IAKN, Dirjen Bimas Kristen berpesan bahwa jangan sampai infrastruktur kampus ini nantinya semakin meningkat tetapi kualitas SDM Pendidik semakin jauh memenuhi standar sehingga memberi kesan "Institut rasa Sekolah Tinggi". Selanjutnya, Pdt Daud Sangka' mengakhiri pertemuan melalui Doa penutup. 

( db )